profesisangguru

profesisangguru

Keguguran pada saat Kehamilan

Assalamu’alaikum Wr WB
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Kehamilan merupakan dambaan setiap pasangan yang telah menikah. Tapi apa daya jika kehamilan kadang tidak dapat dipertahankan atau keguguran. Apa yang dimaksud dengan keguguran , apa saja penyebab keguguran dan tindakan apa yang mesti dilakukan agar keguguran dapat dihindari. Baca ulasannya berikut ini. Keguguran Staf bagian obserti dan Ginekologi FKUI RSCM, Dr. Kanadi Sumapraja, SpOG(K) mengatakan bahwa Keguguran adalah penghentian proses kehamilan pada usia dibawah 20 minggu. Pada saat itu janin memiliki berat kurang lebih 500 gram. Keguguran ada yang bersifat sporadic atau dikenal dengan keguguran berulang.dimana keguguran sporadis tidak memiliki pola dan sebagian besar disebabkan oleh kelainan kromosom, bisa pada sel telur atau sel sperma. Penyebab Keguguran Selain disebabkan kelainan kromosom, ada banyak factor yang diduga menjadi penyebab keguguran, antara lain adalah: Penyakit Autoimun, yaitu penyakit systemic lupuserythematosus (SLE) dan adanya antiphospolipid antibody(APLAs) Kelainan anatomi, biasanya diakibatkan oleh kelainan rahim atau leher rahim. Adanya infeksi, ada beberapa kuman yang dapat menyebabkan keguguran misalnya chlamidia trachomatis dan nesseiria gonorrhoe. Pengaruh lingkungan dan gaya hidup. Gaya Hidup. Keguguran juga dapat diakibatkan oleh gaya hidup. Wanita yang cenderung perokok, mengkonsumsi minuman keras, obesitas atau berat badan kurang dapat memiliki gangguan hormon yang berakibat gangguan kehamilan.Belum ada penelitian yang akurat tentang keadaan wanita stress dapat menyebabkan keguguran. Belum ada data akurat jika tetap mengerjakan pekerjaan harian tanpa menguranginya dapat menimbulkan keguguran terhadap wanita. Jadi pekerja wanita yang sedang hamil tidak perlu khawatir keguguran walau anda tetap aktif bekerja. Jenis dan Tindakan saat Keguguran Pada saat wanita mengalami keguguran ada beberapa tingkatan yang. Tingkat dan tindakan yang dilakukan saat keguguran ditentukan semuanya oleh dokter. Jenis jenisnya adalah : a. Abortus komplet, dimana jika wanita mengalami keguguran tingkat ini semua hasil konsepsi keluar semua. Tandanya antara lain, embrio sudah berbentuk janin dan lepas semua dari dinding rahim. Terjadi biasanya diawal kehamilan ketika plasenta belum terbentuk. Janin sendiri akan keluar dari rahim, baik secara spontan maupun dengan alat bantu. Pada abortus ini biasanya tidak dilakukan tindakan apa apa. Sementara jika pasien datang dengan pendarahan dan masih terlihat sisa jaringannya, maka dilakukan pembersihan sisa jaringan melalui cara kuret. b. Abortus tidak lengkap (inkomplet), tandanya antara lain sebagian jaringan embrio sudah terlepas dari dinding rahim dan sebagian jaringan ada dimulut rahim. Untuk kasus ini jika terjadi pendarahan terus menerus tindakkannya adalah embrio / janin harus segera dikeluarkan. c. Abortus insipiens, sebagian jaringan sudah turun dan berada dimulut rahim, tapi seluruh embrio masih berada didalam rahim. Pada kasus ini sangat kecil kemungkinan untuk mempertahankan kehamilan. d. Abortus imminens, tandanya hasil pepbuahan (embrio) lepas sebagian atau terjadi pendarahan dibelakang tempat embrio menempel. Karena embrio masih berada dibelakang rahim dan dapat bertahan hidup, sehingga masih bisa diselamatkan. Tanda-tanda Keguguran Biasanya sebelum mengalami keguguran, akan didahului dengan tanda-tanda, antara lain : • Pendarahan. Tanda keguguran yang paling umum dan sering terjadi ini hanya bisa berupa bercak bercak yang berlangsung lama sampai pendarahan hebat. • Nyeri pada bagian bawah perut. Rasa nyeri biasanya cukup mengganggu dan dalam waktu lama. • Sakit yang tak kunjung reda pada bagian bawah panggul, selangkangan dan daerah alat kelamin. Keluhan ini biasanya muncul beberapa jam bahkan beberapa hari setelah muncul gejala pendarahan. Demikian sekelumit share tentang seputar keguguran yang kami rangkum dari berbagai sumber, semoga bermanfaat.

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © blogprofesisangguru